Hindari Bermain Gadget Malam Hari Membuat Susah Tidur

 Bermain Gadget

Sebuah survei di Inggris mengatakan, main gadget malam hari bikin susah tidur. Masa, sih?

Menurut survei yang dilakukan University of Hertfordshire ini, lebih dari sepertiga (78 persen) responden (2.149 orang berusia 18-24 tahun) menggunakan gadget-nya, seperti telepon pintar (smartphone) dan tablet menjelang tidur.

Padahal, pancaran lampu biru pada layar telepon itu bisa berbahaya dan mengacaukan proses alami tubuh. Cahaya tersebut menekan produksi hormon melatonin yang mendorong keinginan untuk tidur dan membuat tidur terganggu.

Itulah kemudian yang menyebabkan sembilan dari 10 remaja (menurut situs Independent) dan enam dari 10 orang dewasa (BBC) di Inggris mengalami kurang tidur (kurang dari 7 jam).

Profesor Richard Wiseman, psikolog di universitas tersebut yang juga bertanggungjawab atas survei ini (YouGov Poll), mengatakan, “Kenyataan ini sangatlah mengkhawatirkan.”

Mengapa? Karena, tidak sesuai dengan apa yang disarankan National Sleep Foundation yang mengatakan, tidur yang baik adalah 7-8 jam untuk orang dewasa, dan 8-9 jam untuk remaja setiap malamnya.

Kebiasaan kurang tidur ini bisa sangat berisiko dan diasosiasikan dengan berbagai masalah kesehatan. Di antaranya, meningkatkan kenaikan berat badan, serangan jantung, diabetes, dan kanker.

Pada survei yang sama, para responden juga ditanyakan, apakah mereka menggunakan komputer,  tablet, atau smartphone dua jam menjelang tidur. Peneliti menanyakan ini untuk mengetahui pengaruhnya terhadap mimpi mereka.

Hasilnya, hanya satu dari 10 responden yang mengatakan, “Saya dapat mendeskripsikan mimpi saya dengan baik.” Sisanya, mengaku lupa apa isi dari mimpinya. Hal itu menandakan bahwa kualitas tidur dari sembilan orang itu tidak berkualitas.

Jika mengacu pada survei ini, rasanya tepat sekali jika dikatakan main gadget malam hari bikin susah tidur.

0 komentar:

Posting Komentar